Kesehatan Wanita

Penyebab dan Gejala Penyakit Kista Ovarium yang Perlu Anda Ketahui

Kista ovarium adalah sejenis tumor jinak berupa benjolan yang berisi cairan yang tumbuh dalam indung telur pada wanita. Biasanya wanita tidak menyadari adanya kista karena dapat menghilang sebelum wanita mengetahuinya. Kista tersebut dapat terbentuk setelah telur dilepaskan pada saat ovulasi, kemudian dapat menyusut setelah beberapa waktu, biasanya setelah 1-3 bulan. Namun demikian, kista tersebut dapat menimbulkan beberapa keluhan seperti adanya nyeri di sekitar perut. Rasa nyeri tersebut dapat timbul apabila kista mengalami pecah akibat membesarnya kista, pendarahan di dalam kista, atau kista yang terpuntir karena mengganggu pembuluh darah yang ada di sekitarnya. Kista yang membesar dapat memicu terjadinya penekanan maupun pergeseran pada organ di sekitarnya. Penyakit kista ovarium harus diwaspadai agar tidak berakibat fatal. Oleh karena itu sebaiknya anda mengetahui penyebab dan gejala penyakit kista ovarium sejak awal.

Gejala dan penyebab kista ovarium

Penyebab dan Gejala Penyakit Kista Ovarium

Penyakit kista banyak terjadi pada wanita yang akkan memasuki masa menopause maupun pasca menopaouse. Pada umumnya, penyakit kista ovarium tidak menimbulkan gejala yang spesifik dan baru diketahui setelah wanita menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Adanya kista ovarium akan menimbulkan berbagai masalah seperti nyeri haid, terjadinya pendarahan, gangguan kehamilan, serta ketidaksuburan. Lalu, apa yang sebenarnya menjadi penyebab adanya kista ovarium? Berikut ini beberapa penyebab berkembangnya kista ovarium pada wanita:

1) Siklus haid tidak teratur
2) Memiliki riwayat kista ovarium
3) Menstruasi usia dini (kurang dari 11 tahun)
4) Penderita kanker payudara yang telah menjalani kemoterapi
5) Penderita Hipotiroid
6) Sulit hamil

Gejala Penyakit Kista Ovarium Yang Sering Terjadi

Adapun gejala penyakit kista ovarium yang paling umum terjadi adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian bawah punggung, nyeri pada saat bersenggama dan saat haid. Gejala lain yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:

1) Perut terasa penuh dan kembung
2) Mual dan merasa ingin muntah
3) Sulit buang air kecil
4) Siklus haid tidak teratur
5) Pengerasan payudara yang mirip orang hamil
6) Nyeri pada perut secara tiba-tiba

Apabila anda mengalami gejala penyakit kista ovarium seperti di atas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kemungkinan anda diminta untuk melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui ada tidaknya kista dalam rahim anda. Sebenarnya penyakit kista dapat dicegah dengan cara sederhana misalnya melalui penggunaan pil KB yang dapat menurunkan risiko kista ovarium. Agar kista ovarium tidak membesar dan dapat mengempis dengan cepat maka biasanya harus dilakukan operasi pengangkatan kista. Selain dengan jalan operasi, pengobatan alternatif dengan obat tradisional kini juga banyak dicari oleh sebagian masyarakat. Salah satunya dengan menggunakan jeli gamat obat herbal kista oavarium, tentunya lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s